Yoyoyo Happy New Year 2013!!

Cmon Guys buruan register, dengan menjadi member kalian ga terganggu oleh ADVERTISEMENT dan juga bisa dengan mudah mendapatkan berita-berita terbaru. Cara register pun mudah,klik tombol register dan masukin nama password dan email kalian atau juga bisa dengan menggunakan account facebook kalian...

Tunggu apa lagi XD!

You are not connected. Please login or register

Pemerintah rencana hapus pelajaran bahasa Inggris untuk SD

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mempertimbangkan menghapus mata pelajaran Bahasa Inggris dalam kurikulum pendidikan di tingkat Sekolah Dasar tahun ajaran 2013-2014 mendatang.

Rencana penghapusan ini menurut Juru Bicara Kemendikbud, Ibnu Hamad merupakan bagian dari perubahan dan pengembangan kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang tengah dilakukan lembaganya.

Hasil sementara dari kajian itu menyimpulkan jumlah mata pelajaran di tingkat SD terlalu banyak sehingga membebani siswa.

Karenanya Kemendikbud berencana akan mengurangi jumlah mata pelajaran di tingkat SD dari 11 menjadi 6 pelajaran saja, yakni Agama, bahasa Indonesia, PPKN, Matematika, Seni dan Budaya, Pendidikan jasmani dan Kesehatan atau penjaskes.

Kajian ini sendiri menurut Ibnu Hamad belum final dan masih terus digodok.

“Khusus untuk kelas 1 sampai 3 SD, orientasinya adalah pengenalan pengetahuan dan pengembangan karakter, dan proses Calistung (Baca, Tulis dan berhitung)," ujar Ibnu.

Tetapi rencana ini mendapat tentangan dari beberapa orang tua yang mengaku keberatan dengan rencana penghapusan mata pelajaran bahasa inggris ini.

“Kalau bahasa inggris dihapuskan sayang ya, sekarang udah pada bisa tiba-tiba dihapus kashian banget mereka kok jadi mundur ya. Kalo bahasa asing sekarang penting banget” ujar salah satu orang tua siswa.

Meski demikian, rencana penghapusan bahasa inggris di tingkat SD ini dinilai positif oleh pakar sosio-linguistic dari Universitas Gajah Mada, Kunjana Rahardi.

Menurutnya sudah selayaknya anak di usia kelas 1 sampai kelas 3 SD memang tidak dikenalkan dengan bahasa asing lebih dahulu.

Sebaliknya harus difokuskan pada bahasa ibu baik Bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah terlebih dahulu.

“Penguasaan bahasa ibu yang bagus dulu, nanti dia akan terbantu ketika dia belajar bahasa kedua dan ketiga. Jadi belajar bahasa kedua itu dasarnya adalah pengembangan dari penguasaan bahasa pertama," ungkap Kunjana.

"Jadi sebelum bahasa pertamanya sampai pada tahapan yang cukup bagus, enggak mungkin seorang anak bisa belajar bahasa kedua dan ketiga."

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum